ISTANAGARUDA.COM – Platform blockchain Hyperliquid kini menjadi sorotan besar dunia aset digital setelah lonjakan transaksi aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) di dalam ekosistemnya memicu spekulasi bahwa proyek ini sedang berubah menjadi “super app” finansial generasi baru yang dapat mengguncang industri keuangan global.
Data terbaru menunjukkan open interest perdagangan RWA di Hyperliquid berhasil menembus rekor baru sebesar US$2,6 miliar.
Angka tersebut dilaporkan meningkat dua kali lipat dibanding posisi dua bulan sebelumnya.
Kenaikan drastis itu memperlihatkan bahwa permintaan terhadap akses aset dunia nyata berbasis on-chain selama 24 jam terus berkembang pesat.
Lonjakan aktivitas tersebut juga memicu pembicaraan baru mengenai posisi Hyperliquid di pasar keuangan digital.
Banyak pelaku industri mulai melihat platform ini tidak lagi sekadar sebagai bursa kripto biasa.
Hyperliquid kini berkembang ke berbagai instrumen perdagangan lain seperti komoditas, produk berbasis saham, prediction market, hingga aset non-kripto lainnya.
Chief Investment Officer Bitwise Asset Management, Matt Hougan, bahkan menyebut Hyperliquid sedang bergerak menuju konsep “super app” finansial.
Menurut Hougan, model bisnis Hyperliquid kini lebih mencerminkan eksposur terhadap pasar aset global dibanding hanya fokus pada industri kripto semata.
Ia merujuk pada pidato Ketua SEC Paul Atkins pada November 2025 yang membahas kerangka regulasi untuk “super-apps” yang mampu mendukung layanan kustodian dan perdagangan berbagai kelas aset dalam satu struktur terpadu.
















































Discussion about this post