ISTANAGARUDA.COM – Gelombang revolusi kecerdasan buatan kini mengguncang industri kripto global setelah Coinbase mengambil langkah drastis memangkas ratusan pegawai demi membangun perusahaan yang sepenuhnya berorientasi pada AI.
Coinbase resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap 14 persen tenaga kerjanya.
Langkah besar tersebut dilakukan sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju organisasi yang disebut CEO Brian Armstrong sebagai perusahaan “AI-native”.
Sekitar 700 pegawai terdampak dalam pengurangan karyawan tersebut.
Dalam email internal kepada staf, Brian menyebut kecerdasan buatan telah mengubah ritme kerja perusahaan secara “dramatis”.
Ia menggambarkan situasi saat ini sebagai titik balik penting yang menuntut perubahan fundamental dalam cara operasional perusahaan dijalankan.
“Kami melakukan penyesuaian lebih awal dan dengan sengaja untuk membangun kembali Coinbase agar lebih ramping, cepat, dan berbasis AI,” tulis Brian.
“Kami perlu kembali ke kecepatan dan fokus seperti saat awal mendirikan startup, dengan AI sebagai inti utama kami.”
Data kuartal pertama 2026 menunjukkan hampir setengah dari 80 ribu PHK di sektor teknologi berkaitan dengan integrasi AI dalam perusahaan.
Coinbase juga mulai memangkas lapisan birokrasi internal demi mempercepat pengambilan keputusan.
Brian mengungkapkan bahwa struktur baru perusahaan nantinya hanya memiliki lima tingkat jabatan di bawah dirinya.
Dalam sistem tersebut, setiap pemimpin tim dapat mengawasi sedikitnya 15 bawahan langsung.
















































Discussion about this post