ISTANAGARUDA.COM – Dalam langkah ambisius membangun masa depan bangsa, Prabowo Subianto menegaskan transformasi besar pendidikan nasional melalui perbaikan total sekolah dan integrasi teknologi canggih di seluruh ruang kelas Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan usai Presiden meninjau SMAN 1 Cilacap.
Kunjungan itu berlangsung di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Presiden menyampaikan optimisme tinggi terhadap program peningkatan fasilitas pendidikan.
Ia menargetkan seluruh sekolah di Indonesia dapat diperbaiki secara bertahap hingga tuntas.
Target penyelesaian ditetapkan pada tahun 2028.
“Saya berharap semua sekolah akan selesai di tahun 2028. Kita kalau tidak salah punya 288 ribu sekolah. Kalau tahun ini berarti 87 ribu akan selesai akhir tahun, berarti kita masih punya 200 ribu. Kalau 100 ribu 2027, 100 ribu 2028 semua sekolah Indonesia sudah diperbaiki,” ucap Presiden.
Meski fokus pada infrastruktur, Presiden menegaskan bahwa pembenahan fisik bukan satu-satunya tujuan.
Ia menaruh perhatian besar pada kualitas proses pembelajaran.
Menurutnya, sekolah yang telah diperbaiki harus ditingkatkan lagi mutunya.
Salah satunya melalui penerapan teknologi digital di ruang kelas.
“Saya tidak mau berhenti di situ. Sekolah yang sudah diperbaiki pun harus kita tambah kualitasnya. Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital, smart classroom. Sekarang baru satu per sekolah ya? Ada yang dua,” katanya.
Untuk mendukung visi tersebut, pemerintah menargetkan penambahan perangkat digital secara signifikan.



















































Discussion about this post