ISTANAGARUDA.COM – Polygon meluncurkan inovasi terbarunya bernama sPOL, sebuah token liquid staking pertama untuk POL yang dirancang untuk membuka potensi besar dari aset yang selama ini terkunci di jaringan.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Sandeep Nailwal selaku salah satu pendiri Polygon sekaligus pimpinan Polygon Foundation.
Ia menyebut peluncuran ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan imbal hasil bagi para pemegang POL.
Token sPOL memungkinkan pengguna tetap mendapatkan keuntungan dari staking tanpa kehilangan fleksibilitas likuiditas.
Pemilik POL dapat mengunci aset mereka melalui staking.
Sebagai gantinya, mereka akan menerima sPOL.
Token ini dapat digunakan di berbagai aplikasi DeFi.
Sementara itu, pengguna tetap memperoleh reward staking secara berkelanjutan.
Polygon menjelaskan bahwa sPOL merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk meningkatkan efisiensi ekonomi dalam ekosistemnya.
Menurut Nailwal, biaya prioritas di jaringan Polygon melonjak hingga 1000% sejak implementasi PIP-65.
Proposal PIP-85 dirancang untuk mengalirkan porsi biaya yang lebih besar langsung kepada staker dan delegator.
Hal ini membuat sPOL tidak hanya berfungsi sebagai alat likuiditas.
Token ini juga menjadi mekanisme untuk meningkatkan pendapatan staking.
Validator yang tergabung dalam program sPOL akan membagikan sebagian biaya prioritas kepada delegator.
Dengan demikian, pengguna tidak hanya bergantung pada hasil staking dasar.
Mereka juga berpeluang mendapatkan bagian dari pendapatan biaya jaringan.













































Discussion about this post