ISTANAGARUDA.COM – Kerajaan Bhutan kembali menjadi sorotan dunia kripto setelah memindahkan puluhan Bitcoin ke alamat baru, memicu spekulasi bahwa negara kecil di kawasan Himalaya itu sedang bersiap melepas sebagian besar cadangan BTC miliknya.
Pergerakan terbaru tersebut melibatkan transfer 90 BTC dengan nilai sekitar 7 juta dolar AS.
Data itu diungkap oleh platform intelijen blockchain Arkham.
Menurut Arkham, Bitcoin tersebut dipindahkan ke alamat SegWit berawalan “bc1q”.
Langkah ini menarik perhatian karena Bhutan biasanya menyimpan cadangan Bitcoin mereka di klaster dompet P2SH.
Arkham menilai perpindahan aset ke alamat baru seperti itu sering kali menjadi indikasi bahwa dana sedang dialihkan ke entitas lain.
Kondisi tersebut dapat menjadi sinyal awal persiapan penjualan aset kripto.
Transfer terbaru itu memperpanjang tren penurunan cadangan Bitcoin Bhutan sepanjang tahun ini.
Arkham mencatat Bhutan telah memindahkan Bitcoin senilai sekitar 237,39 juta dolar AS ke alamat SegWit sejak awal tahun.
Saat ini, negara tersebut diperkirakan masih memegang sekitar 3.021 BTC atau senilai kurang lebih 233,18 juta dolar AS.
Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibanding posisi puncak kepemilikan Bitcoin Bhutan pada Oktober 2024.
Kala itu, Bhutan diketahui memiliki hampir 13.390 BTC.
Artinya, berdasarkan data Arkham, cadangan Bitcoin negara tersebut telah berkurang sekitar 10.000 BTC dari level tertingginya.
Bhutan sebelumnya cukup terkenal di komunitas kripto global karena diam-diam membangun cadangan Bitcoin besar melalui operasi penambangan yang didukung negara.
















































Discussion about this post