Aktivitas mining itu memanfaatkan energi listrik tenaga air yang melimpah di negara tersebut.
Di sisi lain, analis pasar EmberCN mengklaim Bhutan telah menjual sekitar 9.180 BTC dalam kurun 11 bulan terakhir.
Nilai penjualan itu diperkirakan mencapai sekitar 900 juta dolar AS.
Menurut perhitungan analis tersebut, rata-rata harga penjualan Bitcoin Bhutan berada di kisaran 98.067 dolar AS per BTC.
EmberCN juga menyebut kepemilikan Bitcoin Bhutan masih berada di sekitar 12.200 BTC pada awal 2025.
Namun, ketika ekspansi operasi penambangan berhenti, pemerintah disebut mulai perlahan mengurangi cadangan Bitcoin mereka.
Sejak Juni 2025, penjualan disebut berlangsung secara bertahap melalui serangkaian transaksi berkala.
Hingga kini Bhutan belum memberikan konfirmasi resmi terkait dugaan penjualan Bitcoin tersebut.
Meski begitu, sejumlah analis percaya langkah itu kemungkinan berkaitan dengan pengelolaan portofolio aset, realisasi keuntungan setelah lonjakan harga Bitcoin, atau kebutuhan pendanaan pemerintah.
Selama beberapa tahun terakhir, Bhutan dikenal sebagai salah satu negara berdaulat yang aktif menambang dan menyimpan Bitcoin sebagai bagian dari strategi cadangan jangka panjang.
Namun kini, perpindahan dana yang terus berulang ke alamat-alamat terpisah semakin memperkuat dugaan bahwa Bhutan sedang mencairkan sebagian kepemilikan BTC mereka secara perlahan.(*)
















































Discussion about this post