Kualitas audio juga mendapat peningkatan melalui integrasi Dolby Atmos yang membuat suara lebih imersif dan premium.
Sejumlah merek kendaraan seperti Ford, Genesis, Hyundai, Kia, Mercedes-Benz, Volvo, hingga Renault disebut akan segera menghadirkan fitur audio dan video terbaru tersebut di kendaraan mereka.
Google juga menanamkan sistem AI Gemini Intelligence secara mendalam ke Android Auto.
AI ini mampu memahami konteks dan menjalankan tugas kompleks secara otomatis.
Sebagai contoh, ketika seseorang mengirim pesan berisi lokasi pertemuan, sistem Magic Cue milik Gemini dapat mencari alamat dari email atau kalender terbaru, lalu menawarkan balasan otomatis hanya dengan satu sentuhan.
Pengemudi juga bisa meminta AI memesan makanan favorit saat sedang terjebak macet dan mengatur agar pesanan tiba tepat ketika mereka sampai di rumah.
Untuk kendaraan yang memakai sistem Google bawaan langsung di perangkat keras mobil, fitur AI menjadi lebih canggih lagi.
Sistem bahkan mampu memahami spesifikasi kendaraan secara detail.
Jika pengguna ingin membawa televisi besar, mereka cukup bertanya kepada AI apakah ukuran barang tersebut muat di bagasi mobil.
AI akan menghitung berdasarkan dimensi asli kendaraan tersebut.
Pembaruan besar ini memperlihatkan bagaimana perangkat lunak dan kecerdasan buatan kini menjadi pusat utama pengalaman berkendara modern.
Generasi baru pengemudi bahkan diperkirakan akan semakin sulit membayangkan bagaimana rasanya mengemudi tanpa layar digital, navigasi pintar, dan asisten AI yang selalu aktif membantu selama perjalanan.(*)
















































Discussion about this post