Widget tersebut dapat dipakai untuk mengakses kontak favorit, prakiraan cuaca, hingga agenda kalender harian secara instan.
Menariknya, rute navigasi tetap tampil di latar belakang sehingga pengemudi tidak kehilangan arah saat menggunakan fitur tambahan.
Google juga meningkatkan tampilan navigasi secara signifikan melalui fitur baru bernama Immersive Navigation.
Dalam mode ini, Google Maps menghadirkan visual tiga dimensi yang jauh lebih detail.
Bangunan, jalan layang, bentuk permukaan jalan, hingga elemen lalu lintas kini tampil lebih realistis.
Pengemudi juga akan melihat penanda jalur kendaraan, lampu lalu lintas, serta rambu berhenti secara real-time untuk membantu manuver di persimpangan rumit atau jalan tol yang kompleks.
Tak hanya fokus pada navigasi, Google juga menjadikan mobil sebagai pusat hiburan modern.
Pembaruan Android Auto kini memungkinkan pemutaran video definisi tinggi langsung dari smartphone yang terhubung ke mobil.
Mulai akhir tahun ini, kendaraan yang mendukung fitur tersebut akan dapat memutar video YouTube dalam kualitas Full HD dengan frame rate 60fps.
Namun demi keselamatan, video hanya dapat diputar ketika kendaraan sedang berhenti atau parkir.
Google bahkan menyiapkan transisi pintar ketika mobil mulai bergerak.
Saat pengemudi menjalankan kendaraan ketika video masih diputar, gambar video akan langsung menghilang dari layar, tetapi audionya tetap berjalan di latar belakang tanpa terputus.
Fitur ini dianggap ideal untuk mendengarkan podcast video selama perjalanan jauh.
















































Discussion about this post