Jika para pahlawan dahulu berjuang agar bangsa Indonesia memiliki negara yang merdeka, tugas generasi sekarang adalah memastikan negara tersebut benar-benar mampu memberikan manfaat kepada seluruh rakyat.
“Jika dahulu para pahlawan berjuang agar bangsa Indonesia memiliki negara, hari ini tugas kita bersama adalah memastikan bahwa negara kita berhasil, negara kita dapat memberi peningkatan kualitas hidup bagi rakyat kita, negara kita hadir dalam kehidupan setiap rakyat kita,” ujar Presiden Prabowo.
Di tengah tantangan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa perekonomian nasional masih memperlihatkan daya tahan yang kuat meskipun situasi global semakin tidak menentu.
Ia menjelaskan bahwa dunia menghadapi tekanan akibat kenaikan harga energi, tingginya suku bunga global, tekanan terhadap nilai tukar sejumlah negara, serta ketegangan geopolitik yang mengganggu arus perdagangan internasional.
“Kita memasuki tahun 2026 dalam keadaan dunia yang tidak menentu, yang tidak mudah. Harga energi di seluruh dunia meningkat karena perang, suku bunga global tinggi dan bisa naik, nilai tukar berbagai negara tertekan, dan ketegangan geopolitik mengganggu perdagangan dunia,” ujar Presiden.
Meski menghadapi tekanan eksternal, Presiden mengatakan Indonesia mampu mempertahankan momentum pertumbuhan ekonominya.
Pada semester pertama 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia disebut menjadi yang tertinggi dalam 13 tahun terakhir, sementara inflasi tetap terkendali dan konsumsi domestik menunjukkan kekuatan.
Kinerja APBN hingga akhir Juli 2026 juga dinilai mencerminkan kemampuan pemerintah menjaga keseimbangan antara ekspansi ekonomi dan kehati-hatian fiskal.

















































Discussion about this post