Puan juga menekankan bahwa DPR memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar tercermin dalam kebijakan yang dihasilkan bersama pemerintah.
“Masa sidang ini akan menjadi kesempatan penting bagi DPR RI untuk terus memperkuat kinerja, menyerap aspirasi rakyat, dan menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” lanjutnya.
Setelah pembukaan rapat, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas kerja sama yang telah terjalin dalam penyusunan sekaligus pelaksanaan APBN.
“Pertama, saya menyampaikan penghargaan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas kerja sama, pengawasan, dan dukungannya dalam penyusunan serta pelaksanaan APBN,” ujar Presiden.
Dalam pidatonya, Prabowo menempatkan APBN sebagai bagian penting dari perjuangan negara untuk memenuhi amanat konstitusi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Presiden menilai fungsi APBN jauh melampaui sekadar pencatatan penerimaan dan pengeluaran pemerintah karena anggaran negara harus menjadi kekuatan untuk menghadirkan perlindungan sekaligus pembangunan bagi rakyat.
“APBN bukan sekadar dokumen keuangan negara. APBN adalah alat perjuangan kita. APBN adalah instrumen untuk melindungi rakyat. Alat untuk memperkuat bangsa. Alat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan dalam mencapai kehidupan yang lebih baik,” tegas Presiden Prabowo.
Ia kemudian mengaitkan tanggung jawab pemerintah saat ini dengan perjuangan generasi terdahulu yang mendirikan Republik Indonesia.

















































Discussion about this post