ISTANAGARUDA.COM – Honda mulai membawa kecerdasan buatan Google Gemini ke jajaran kendaraannya sebagai bagian dari transformasi teknologi otomotif, namun fitur terbaru tersebut hanya tersedia pada model-model tertentu sehingga pemilik varian dasar harus gigit jari.
Perkembangan teknologi di dalam kabin mobil terus bergerak cepat.
Bagi banyak pengemudi, terutama generasi muda, berbicara langsung dengan kendaraan kini telah menjadi kebiasaan sehari-hari untuk mengoperasikan berbagai fitur tanpa harus menyentuh layar.
Melihat perubahan tersebut, Honda mengumumkan pembaruan teknologi besar dengan mengintegrasikan asisten berbasis kecerdasan buatan Google Gemini ke sejumlah kendaraan populernya.
Sistem baru ini menggantikan Google Assistant yang sebelumnya digunakan.
Berbeda dengan asisten suara generasi lama yang mengharuskan pengguna mengucapkan perintah secara sangat spesifik, Google Gemini mampu memahami percakapan dengan bahasa yang lebih alami layaknya berbicara dengan manusia.
Teknologi ini juga dapat mengingat konteks percakapan.
Artinya, pengemudi dapat menghentikan percakapan sejenak untuk berkonsentrasi menghadapi kondisi lalu lintas, kemudian melanjutkannya beberapa menit kemudian tanpa harus mengulang pembicaraan dari awal.
Selain itu, sistem akan terus mempelajari kebiasaan pengguna sehingga semakin mampu memahami maksud dari setiap permintaan yang diucapkan.
Melalui platform ini, pengemudi dapat menjalankan berbagai aktivitas tanpa mengalihkan perhatian dari jalan.
Google Gemini mampu merangkum berita harian, memberikan rekomendasi tempat makan di sekitar lokasi pengguna, menyusun rencana perjalanan akhir pekan, hingga membantu mencari ide untuk rapat bisnis hanya melalui perintah suara.














































Discussion about this post