Pendekatan berbasis kendali tanpa sentuhan ini diharapkan mampu mengurangi gangguan yang sering ditimbulkan oleh layar sentuh di dalam kendaraan.
Namun, kehadiran teknologi tersebut tidak dapat dinikmati oleh seluruh pengguna Honda.
Fitur Google Gemini hanya tersedia pada kendaraan yang telah menggunakan arsitektur perangkat keras Google built-in.
Akibatnya, sejumlah model Honda dengan harga lebih terjangkau tidak mendapatkan pembaruan asisten suara berbasis AI tersebut.
Asisten Wakil Presiden Honda National Auto Sales, Jessika Laudermilk, menegaskan bahwa teknologi kendaraan yang selalu terhubung kini telah menjadi bagian penting dari pengalaman berkendara modern.
Menurut perusahaan, integrasi perangkat lunak tersebut dirancang agar pengemudi tetap produktif sekaligus memperoleh informasi penting selama berada di perjalanan.
Di pasar Amerika Serikat, keterbatasan tersebut terlihat jelas pada jajaran Honda Civic Sedan.
Mobil ini tersedia dalam lima varian berbeda.
Namun, tiga varian dengan harga paling terjangkau tidak dibekali Google Gemini.
Konsumen yang ingin menikmati fitur AI tersebut harus memilih Honda Civic Si yang dibanderol mulai dari 31.495 dolar AS.
Alternatif lainnya adalah Honda Civic Sport Touring Hybrid yang memiliki harga awal lebih tinggi, yakni sekitar 32.395 dolar AS.
Strategi berbeda diterapkan Honda pada kendaraan listrik dan mobil hybrid.
Honda Prologue, yang baru saja dihentikan produksinya, telah dibekali Google Gemini sebagai fitur standar di seluruh variannya.
Sementara itu, Honda Prelude versi sport coupe bertenaga listrik yang akan segera hadir juga dipastikan membawa platform kecerdasan buatan tersebut pada semua pilihan modelnya.














































Discussion about this post