ISTANAGARUDA.COM – Samsung kembali memberi sinyal kuat mengenai kemampuan chipset flagship generasi berikutnya setelah Exynos 2700 terdeteksi dalam pengujian Geekbench AI dengan kecepatan CPU yang jauh lebih tinggi dibandingkan bocoran sebelumnya.
Hasil terbaru tersebut menjadi menarik karena frekuensi yang tercatat kini jauh lebih masuk akal untuk sebuah prosesor kelas flagship modern, sekaligus mendekati kisaran kecepatan puncak yang ditawarkan chipset Snapdragon 8-series terbaru dari Qualcomm.
Sampel rekayasa Exynos 2700 masih memperlihatkan konfigurasi CPU empat klaster dengan susunan 1+4+1+4 seperti yang terlihat pada pengujian sebelumnya.
Namun, perbedaan paling mencolok terdapat pada frekuensi kerja karena seluruh klaster kini beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi.
Pada pengujian yang muncul pada April lalu, frekuensi CPU Exynos 2700 hanya berada di rentang 2,30 GHz hingga 2,88 GHz pada keempat klasternya.
Sementara itu, hasil terbaru menjadi indikator awal yang lebih kuat bahwa Samsung sedang mengarahkan Exynos 2700 menuju kecepatan yang jauh lebih agresif.
Core utama atau prime core pada pengujian tersebut bahkan tercatat mampu mencapai 4,24 GHz.
Angka ini mulai mendekati rentang 4,3 GHz hingga 4,6 GHz yang saat ini menjadi wilayah kecepatan puncak sejumlah chipset Snapdragon 8-series terbaru milik Qualcomm.
Identitas CPU yang digunakan juga memperkuat dugaan bahwa perangkat tersebut masih merupakan platform pengujian yang sama seperti bocoran sebelumnya.
Geekbench mencatat implementer 65 dan part 3478, kombinasi identifikasi yang juga muncul pada pengujian Exynos 2700 dengan frekuensi rendah sebelumnya.















































Discussion about this post