Pada layar berukuran besar, peningkatan kelancaran animasi menjadi sangat terasa terutama saat scrolling maupun konsumsi konten multimedia.
Detail resolusi layar memang belum diungkap secara spesifik hingga saat ini.
Namun Vivo dikenal konsisten menghadirkan kualitas panel tinggi untuk perangkat di kelas premium.
Pada sektor kamera, pendekatan Vivo tampaknya tidak mengalami perubahan signifikan.
Bocoran menyebutkan adanya kamera belakang 13MP serta kamera depan 8MP.
Konfigurasi tersebut dianggap cukup untuk kebutuhan panggilan video dan pemindaian dokumen, yang memang menjadi fungsi utama kamera tablet.
Bagian yang paling menarik perhatian justru berada pada kapasitas baterai.
Vivo Pad 6 Pro disebut akan membawa baterai sekitar 13.000mAh.
Angka ini meningkat dari kapasitas 12.050mAh pada model sebelumnya yang sudah tergolong besar untuk standar tablet modern.
Kemampuan pengisian daya cepat juga dikabarkan mencapai hingga 90W.
Untuk jadwal peluncuran, sumber yang sama memperkirakan perangkat ini akan diperkenalkan di China pada Maret 2026.
Vivo kemungkinan meluncurkannya bersamaan dengan smartphone seri X300 Ultra dan X300s, mengikuti pola peluncuran produk yang sebelumnya pernah digunakan perusahaan.
Hingga kini belum ada kepastian mengenai ketersediaan global perangkat tersebut.
Pasar tablet Android sendiri perlahan kembali menunjukkan pertumbuhan, terutama pada kategori layar besar yang mendekati pengalaman laptop.
Melalui Pad 6 Pro, Vivo tampaknya membidik pengguna yang menginginkan ruang kerja luas layaknya komputer tanpa harus mengorbankan performa tinggi.















































Discussion about this post