ISTANAGARUDA.COM – Pasar kripto kembali menyorot sinyal waktu berulang yang memicu kekhawatiran akan potensi koreksi jangka pendek Bitcoin menjelang pertengahan Desember.
Bitcoin diperkirakan menghadapi tekanan penurunan sekitar 14 Desember berdasarkan pola waktu yang berulang dalam beberapa bulan terakhir.
Analis kripto Crypto Rover mengungkapkan temuan tersebut melalui unggahan di platform X dengan menampilkan grafik pivot bulanan Bitcoin.
Grafik tersebut menunjukkan konsistensi pola yang telah muncul selama enam bulan berturut-turut.
Grafik itu melacak pergerakan harga harian Bitcoin dengan penanda garis vertikal setiap tanggal 14.
Area yang diarsir memperlihatkan momen ketika arah pasar berubah tidak lama setelah tanggal tersebut.
Dalam sejumlah kasus terbaru, perubahan ini berujung pada koreksi atau pembalikan tren jangka pendek, bukan reli berkelanjutan.
Crypto Rover menyebut pola tersebut sebagai potensi “negative pivot,” yang berarti adanya peluang pergerakan harga ke arah lebih rendah.
Analis tersebut tidak menetapkan target harga spesifik, melainkan menekankan faktor waktu sebagai risiko yang terus berulang.
Berdasarkan data historis pada grafik, Bitcoin mengalami perubahan arah pasar yang signifikan di sekitar pertengahan bulan sejak Juni hingga November.
Pada beberapa bulan, harga mencapai puncak lalu terkoreksi.
Pada bulan lainnya, reli singkat justru diikuti tekanan jual lanjutan.
Meski besaran pergerakan bervariasi, konsistensi waktunya dinilai mencolok.
Pelaku pasar kerap mencermati sinyal waktu yang berulang karena dapat memengaruhi keputusan perdagangan jangka pendek.
















































Discussion about this post