“Selain itu, kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat Bapak Presiden bahwa riset dan inovasi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” kata Kepala BRIN.
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa dirinya mengundang para periset untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai berbagai hasil penelitian dan inovasi yang selama ini dikembangkan BRIN.
Kepala Negara juga menyampaikan penghargaan terhadap kerja para peneliti yang dinilai memiliki peran penting dalam membangun kemampuan bangsa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Terima kasih saudara datang ke Istana, dan saya berharap mungkin saya juga bisa datang menengok kampus-kampus saudara. Saya pernah datang pada saat dulu kampus LIPI kalau tidak salah ya, di Cibinong kalau tidak salah ya, dan di beberapa tempat,” ucapnya.
Di hadapan para ilmuwan dan periset, Presiden kemudian menggarisbawahi pentingnya penguasaan sains dan teknologi sebagai penentu kemampuan sebuah bangsa untuk berkembang dan memenangkan persaingan global.
Menurut Prabowo, pendidikan menjadi fondasi yang tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kapasitas nasional di bidang sains dan teknologi.
“Kuncinya adalah sains dan teknologi. Ini adalah fakta dan kenyataan, dari penguasaan sains dan teknologi tentunya masalah pendidikan itu adalah fondasi, landasan yang paling, paling kritikal, paling kritis,” lanjutnya.
Presiden juga mengingatkan bahwa pembangunan nasional harus dimulai dari keberanian untuk melihat kondisi secara objektif, sekalipun kenyataan yang ditemukan terkadang tidak sesuai dengan harapan.














































Discussion about this post