Di bidang energi, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan energi baru dan terbarukan demi memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak.
Presiden mengatakan pemerintah saat ini tengah mempercepat pembangunan pembangkit tenaga surya dalam skala besar yang akan dipadukan dengan konversi kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik.
“Kita sudah canangkan akan membangun seratus gigawatt dari tenaga surya dalam tiga tahun ini. Kita padukan ini dengan konversi motor dan mobil, dari motor dan mobil BBM ke motor listrik. Insyaallah kita akan hilangkan ketergatungan kita kepada impor BBM, dan kita akan menghemat devisa kita yang sangat berharga,” ujar Presiden.
Melalui berbagai langkah tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ekonomi Pancasila bukan sekadar konsep ideologis, melainkan strategi nyata untuk membangun Indonesia yang kuat, mandiri, modern, dan berkeadilan.
Pemerintah, menurut Presiden, ingin memastikan bahwa negara benar-benar hadir untuk melindungi rakyat, memperkuat kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi Indonesia selanjutnya.(*)


















































Discussion about this post