Jumlah pelanggan berbayar kini telah mencapai 350 juta, didorong oleh layanan seperti YouTube dan Google One.
Di sisi enterprise, pertumbuhan pengguna aktif berbayar Gemini Enterprise meningkat 40 persen dibanding kuartal sebelumnya.
Tak hanya itu, layanan kendaraan otonom Waymo kini telah melampaui 500 ribu perjalanan tanpa pengemudi setiap minggu.
Sementara itu, Amazon menunjukkan kekuatan melalui lini cloud mereka.
Layanan AWS mencatat pertumbuhan tercepat dalam hampir empat tahun dengan kenaikan pendapatan 28 persen menjadi 37,6 miliar dolar AS.
Keunggulan Amazon juga terletak pada pengembangan chip AI internal seperti Graviton dan Trainium.
Kedua teknologi ini telah mencapai pendapatan tahunan sekitar 20 miliar dolar AS dengan pertumbuhan sangat tinggi.
Didukung penggunaan GPU dari NVIDIA serta integrasi model dari OpenAI dan Anthropic, Amazon memposisikan diri sebagai platform netral dalam ekosistem AI global.
Namun, investasi besar tersebut berdampak pada arus kas perusahaan.
Arus kas bebas Amazon turun drastis menjadi 1,2 miliar dolar AS dari sebelumnya 25,9 miliar dolar AS.
Hal ini terjadi karena belanja modal mencapai 59,3 miliar dolar AS, terutama untuk pembangunan pusat data AI.
CEO Amazon, Andy Jassy, menyatakan keyakinannya terhadap masa depan.
“AWS tumbuh 28 persen, pertumbuhan tercepat dalam 15 kuartal, di atas basis yang sangat besar. Kita sedang berada di tengah perubahan terbesar dalam hidup kita, dan posisi kami sangat kuat untuk memimpin.”
Di sisi lain, Meta mencatat pertumbuhan pendapatan tertinggi di antara perusahaan besar tersebut.












































Discussion about this post