Selain fokus pada investor asing, pemerintah juga memperkuat ketahanan pasar domestik melalui peningkatan jumlah investor dalam negeri.
Dalam satu tahun terakhir, jumlah investor pasar modal Indonesia tercatat bertambah sekitar 5 juta Single Investor Identification (SID).
Kenaikan tersebut dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas pasar ketika terjadi gejolak eksternal.
“Teman-teman kalau melihat angka jumlah investor di pasar modal kita dalam satu tahun itu naik sekitar 5 juta SID. Jadi kita pendalaman pasar bagaimana investor domestik kita tingkatkan, supaya kalau terjadi gonjang ganjing di luar tetap lebih stabil untuk market kita,” tambahnya.
Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo itu sekaligus memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kepercayaan investor dan memperkuat daya tahan ekonomi nasional.
Sinergi antara pemerintah, bank sentral, dan otoritas jasa keuangan diarahkan untuk membangun pasar keuangan yang semakin transparan, sehat, dan tangguh menghadapi tekanan global.
Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, Indonesia berupaya tidak hanya bertahan, tetapi juga memperkuat pondasi menuju sistem keuangan yang lebih kredibel dan berkelanjutan.(*)

















































Discussion about this post