Cheryl mengingatkan bahwa pada Oktober lalu, SK hynix bahkan telah mengumumkan seluruh kapasitas produksi RAM untuk tahun 2026 sudah terserap oleh permintaan pasar.
Situasi semakin kompleks setelah OpenAI menyampaikan rencana investasi bernilai miliaran dolar untuk pembangunan pusat data baru.
Rencana tersebut diperkirakan akan menciptakan lonjakan permintaan HBM dan wafer pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kekhawatiran akan pasokan di masa depan membuat sejumlah hyperscaler mempercepat pembelian dan menimbun persediaan DRAM lebih awal.
Mengenai kapan krisis ini akan berakhir, Cheryl mengatakan belum ada kepastian.
Menurut perkiraan konservatif, tekanan pasokan dapat berlangsung setidaknya hingga awal tahun 2027.
Meski demikian, banyak faktor yang masih dapat memengaruhi situasi tersebut.
Ia menilai industri mungkin akan mencoba menyeimbangkan kembali rantai pasokan melalui pembangunan fasilitas produksi baru serta pembatasan praktik penimbunan.
Di sisi lain, permintaan AI juga dapat berkurang apabila sejumlah proyek pusat data tertunda akibat persoalan perizinan atau keterbatasan pasokan listrik.
Ketika ditanya bagaimana reaksi dunia usaha terhadap kenaikan harga RAM, Cheryl mengatakan sebagian besar pelanggan memilih melakukan pembelian lebih awal atau mengurangi beban kerja pusat data untuk menjaga kapasitas yang tersedia.
Meski demikian, SHI tidak menyarankan praktik pembelian panik.
Menurutnya, langkah tersebut justru berisiko membuat perusahaan membeli kapasitas pada harga puncak dan menanggung stok berlebih.
















































Discussion about this post