Selain itu, pembelian berlebihan juga dapat memperburuk ketidakseimbangan pasar karena meningkatkan permintaan secara tidak wajar.
Cheryl melihat peluang bagi perusahaan untuk memperbaiki manajemen siklus hidup perangkat dan mendesain ulang arsitektur pusat data agar penggunaan memori menjadi lebih efisien.
Jika strategi tersebut berhasil diterapkan, kebutuhan RAM dapat berkurang secara permanen.
Ia juga menilai situasi ini membuka peluang baru bagi para pelaku industri teknologi.
Salah satunya melalui pengembangan Intelligent Refresh Program (IRP) yang membantu pelanggan mengelola jadwal pembaruan perangkat, risiko pasokan, hingga pengaturan anggaran secara lebih fleksibel.
Selain itu, perusahaan yang bergerak di bidang manajemen aset teknologi informasi, manajemen aset perangkat lunak, dan FinOps juga berpotensi memperoleh peluang bisnis baru.
Mereka dapat membantu pelanggan mengurangi biaya, mengoptimalkan lisensi, serta memanfaatkan kembali komponen memori dari perangkat yang sudah memasuki akhir masa pakai.
Pada akhirnya, Cheryl meyakini krisis pasokan RAM saat ini akan membawa perubahan mendasar terhadap rantai pasokan teknologi global.
Menurutnya, gejolak yang terjadi telah mengguncang sejumlah prinsip lama industri teknologi dan mendorong perusahaan beralih menuju model rantai pasokan yang lebih tangguh serta adaptif terhadap perubahan pasar yang cepat.(*)
















































Discussion about this post