Meski begitu, sinyal permintaan tetap dianggap signifikan.
Jika sekitar 36% investor Rusia siap membeli kripto setelah aturan berlaku, pasar global akan melihatnya sebagai tambahan penting dalam cerita permintaan Bitcoin.
Walaupun arus dana aktual kemungkinan masuk secara bertahap dan dalam batasan ketat.
Di sisi lain, pemerintah Rusia juga memperkuat aspek penegakan hukum.
Laporan yang mengutip RBC menyebutkan bahwa pemerintah telah menyetujui amendemen yang menetapkan sanksi pidana bagi peredaran kripto ilegal.
Pelanggar dapat menghadapi hukuman hingga tujuh tahun penjara.
Rancangan kebijakan terpisah juga akan meningkatkan tekanan terhadap aktivitas penambangan ilegal.
Pendekatan ini menegaskan bahwa Moskow tidak sekadar membuka pasar kripto secara bebas.
Pemerintah justru membangun sistem yang mengatur, memungut pajak, dan menghukum aktivitas di luar jalur resmi.
Dengan kata lain, Rusia menginginkan transparansi dan kendali penuh atas ekosistem kripto di dalam negeri.
Tanggal 1 Juli menjadi momen krusial dalam implementasi kebijakan ini.
Namun dampak akhirnya terhadap permintaan global masih sulit dipastikan secara berlebihan.
Sementara itu, Bitcoin tetap menunjukkan ketahanan di pasar.
Aset kripto terbesar tersebut diperdagangkan di kisaran 74.195 dolar AS.
Pergerakan harian berada dalam rentang sekitar 72.331 hingga 75.972 dolar AS.
Posisi ini menempatkan pasar dalam kondisi sensitif terhadap sentimen regulasi.
Terutama ketika berita datang dari ekonomi besar seperti Rusia.
Dari sudut pandang optimistis, pembukaan jalur legal baru di negara sebesar Rusia akan memperkuat narasi adopsi global.

















































Discussion about this post