Risiko semakin meningkat karena posisi berada di ambang likuidasi.
Bitcoin diperkirakan akan terlikuidasi jika turun ke sekitar 75.564 dolar.
Sementara Ethereum menghadapi potensi likuidasi di kisaran 2.247 dolar.
Di sisi lain, data pasar menunjukkan bahwa volatilitas masih tinggi dan belum ada tanda stabilitas dalam waktu dekat.
Menurut data dari Coinglass, dalam 24 jam terakhir terjadi likuidasi sebesar 108,16 juta dolar yang melibatkan lebih dari 102.000 trader.
Kerugian yang dialami posisi short tercatat sedikit lebih besar dibandingkan posisi long.
Baik Bitcoin maupun Ethereum masing-masing menyumbang lebih dari 14 juta dolar dalam total likuidasi tersebut.
Altcoin bahkan mengalami tekanan yang lebih besar dengan gelombang likuidasi yang lebih masif di berbagai token.
Namun tidak semua investor besar mengambil pendekatan agresif.
Sebuah dompet whale lainnya justru menarik 1.051 Bitcoin senilai sekitar 82 juta dolar dari Binance.
Langkah seperti ini umumnya diartikan sebagai strategi penyimpanan jangka panjang, bukan perdagangan jangka pendek.
Sementara itu, analis dari CryptoQuant bernama MorenoDV menilai bahwa momentum pasar saat ini mulai melemah.
Ia menyoroti penurunan pada indikator Short-Term Holder MVRV yang biasanya menjadi sinyal berkurangnya peluang keuntungan jangka pendek bagi trader.
Meski demikian, ia menambahkan bahwa jika harga kembali naik di atas level biaya realisasi, kondisi pasar berpotensi menjadi lebih stabil dan kepercayaan investor bisa kembali menguat.(*)















































Discussion about this post