Penambahan kapasitas tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk merespons tingginya minat masyarakat terhadap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Panitia juga menyiapkan alternatif bagi masyarakat yang tidak memperoleh undangan resmi agar tetap dapat menikmati suasana perayaan dari kawasan sekitar Istana Merdeka.
Pemerintah tengah menyiapkan lokasi yang dinilai lebih representatif sehingga masyarakat yang menyaksikan dari luar area utama dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman.
“Kami tadi cek lapangan mungkin supaya menontonnya juga lebih enak, kami akan coba siapkan tempat yang lebih representatif,” tutur Mensesneg.
Sementara itu, proses penyampaian undangan resmi kepada para pejabat negara dan keluarga Presiden serta Wakil Presiden juga mulai dilakukan.
Mulai Selasa, 11 Agustus 2026, sejumlah pejabat pemerintah ditugaskan untuk mengantarkan undangan secara langsung kepada para pihak yang akan menghadiri peringatan Detik-detik Proklamasi.
“Mulai hari ini kami dari panitia menugaskan beberapa pejabat-pejabat pemerintah untuk mengantar undangan secara resmi. Kepada seluruh Presiden, Wakil Presiden maupun keluarga Presiden, maupun Wakil-wakil Presiden untuk mengundang secara resmi untuk hadir di dalam rangka Peringatan Detik-detik Proklamasi,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah mengingatkan masyarakat bahwa rangkaian persiapan dan pelaksanaan peringatan kemerdekaan berpotensi memengaruhi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar Istana Merdeka.
Penyesuaian hingga penutupan sementara dapat diberlakukan di beberapa kawasan, termasuk Jalan Veteran dan Jalan Merdeka Utara, selama kegiatan berlangsung.












































Discussion about this post