ISTANAGARUDA.COM – Di tengah padatnya agenda kenegaraan usai menghadiri KTT ASEAN di Filipina, Presiden Prabowo Subianto justru mencuri perhatian publik lewat kunjungan penuh makna ke Pulau Miangas, titik paling utara Indonesia, sekaligus memperlihatkan kedekatan hangatnya dengan prajurit penjaga perbatasan negara.
Pesawat yang membawa Presiden Prabowo mendarat di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Jumat, 9 Mei 2026 sekitar pukul 10.45 WITA.
Kedatangan Kepala Negara ke wilayah terluar Indonesia itu menjadi penegasan bahwa pemerintah ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga ke titik paling depan Nusantara.
Sebelumnya, Presiden Prabowo bertolak dari Cebu, Filipina, usai menyelesaikan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN.
Di Miangas, Presiden dijadwalkan melakukan peninjauan terhadap sejumlah fasilitas publik dan infrastruktur penunjang masyarakat.
Selain meninjau pembangunan, Presiden juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengar berbagai aspirasi mengenai pelayanan dasar serta kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan.
Pulau Miangas sendiri memiliki posisi strategis sebagai beranda paling utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara lain.
Karena itu, pembangunan di kawasan tersebut dinilai bukan hanya soal pemerataan ekonomi, tetapi juga berkaitan erat dengan penguatan kedaulatan negara.
Kehadiran Presiden Prabowo di wilayah terluar Indonesia membawa pesan kuat bahwa perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada kota-kota besar, tetapi juga menjangkau pulau-pulau kecil penjaga batas negara.
















































Discussion about this post