Ia menekankan bahwa sebagian besar sektor kerja sama mengalami kemajuan yang pesat.
“Hampir semua bidang yang kita sepakati beberapa bulan yang lalu mengalami kemajuan yang pesat. Ada satu-dua yang perlu kita percepat, saya akan segera menangani sendiri,” tegasnya.
Selain membahas kerja sama konkret, pertemuan ini juga menjadi forum konsultasi strategis terkait perkembangan geopolitik global.
Presiden Prabowo menilai pentingnya dialog dengan Rusia sebagai mitra kunci dalam menghadapi ketidakpastian dunia.
“Saya juga datang untuk konsultasi, karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat. Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini,” ucap Presiden Prabowo.
Dalam arah kebijakan ke depan, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Rusia, khususnya di sektor ekonomi dan energi.
Ia menilai kedua sektor tersebut akan menjadi fondasi utama kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan.
“Kalau bisa kita terus mempererat kerja sama, terutama di bidang ekonomi dan energi,” tuturnya.
Pertemuan di Kremlin ini menjadi penanda kuat bahwa hubungan Indonesia–Rusia memasuki fase baru yang lebih strategis dan berorientasi hasil.
Langkah ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan yang aktif membangun keseimbangan global di tengah perubahan dunia yang semakin dinamis.(*)


















































Discussion about this post