Pelanggan nantinya juga dapat mengakses solusi Red Hat melalui Oracle Marketplace mulai akhir tahun ini.
Oracle Universal Credits juga dapat digunakan untuk menyediakan layanan RHEL melalui OCI sehingga proses pengembangan aplikasi hybrid cloud menjadi lebih sederhana.
IBM dan Oracle menyebut pembaruan tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas operasional sekaligus mengurangi kompleksitas pada penerapan multi-cloud.
Di sektor AI, IBM watsonx Orchestrate kini menghadirkan AI Agents baru untuk pembelajaran, pengembangan SDM, dan perekrutan tenaga kerja.
Agen AI tersebut dapat digunakan lintas sistem Oracle Fusion Applications dan berbagai layanan pihak ketiga.
IBM Consulting juga berencana memperluas dukungannya untuk pelanggan Oracle melalui layanan managed service baru bagi Maximo di OCI.
Layanan tersebut dirancang membantu perusahaan memindahkan beban kerja Maximo ke lingkungan cloud yang sama dengan Oracle Fusion Cloud ERP.
Dengan demikian, penggunaan sumber daya komputasi, penyimpanan, dan jaringan dapat dioptimalkan secara real-time.
IBM dan Oracle juga menghadirkan konektor baru antara Oracle Fusion Cloud Enterprise Resource Planning dan IBM Maximo Application Suite.
Integrasi tersebut dirancang membantu pelanggan mengelola proses bisnis lintas keuangan, pengadaan, aset, fasilitas, hingga operasional ESG dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Sistem itu juga telah dilengkapi kemampuan AI dan analitik bawaan.
IBM turut memanfaatkan platform modernisasi berbasis AI miliknya bernama IBM Txture untuk membantu perusahaan menentukan beban kerja mana yang harus diprioritaskan di OCI dan bagaimana cara memodernisasinya.














































Discussion about this post