“Infrastruktur juga menciptakan pekerjaan dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.”
Data dari Northern Virginia Technology Council dan Joint Legislative Audit and Review Commission menunjukkan bahwa satu pusat data berukuran sekitar 250 ribu kaki persegi dapat mempekerjakan hingga 1.500 pekerja selama tahap pembangunan.
Analisis dari McKinsey & Company
juga memperkirakan perusahaan-perusahaan global akan menginvestasikan hampir 7 triliun dolar AS untuk infrastruktur pusat data di seluruh dunia.
Investasi besar tersebut disebut menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan lapangan kerja di era AI.
Perusahaan investasi raksasa BlackRock
bahkan mengumumkan investasi sebesar 100 juta dolar AS untuk program BlackRock Future Builders Initiative pada Maret lalu.
Program tersebut dirancang untuk menghubungkan pekerja dengan pelatihan keterampilan teknis yang dibutuhkan di era baru industri AI.
BlackRock menyebut percepatan pelatihan tenaga kerja menjadi hal penting demi mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Pertumbuhan luar biasa sedang terjadi di setiap lapisan,” lanjut Jensen.
“Saya pikir cerita mengenai AI perlu diceritakan ulang.”
Menurut Jensen, banyak perusahaan masih salah memahami konsep produktivitas AI.
Ia mengatakan produktivitas tidak seharusnya hanya dipandang sebagai cara memangkas biaya dan mengurangi pegawai.
“You might think of productivity as cost reduction, but I think productivity should be thought of as raising ambition,” kata Jensen.
“AI will help realise your ambitions faster than you ever have.”

















































Discussion about this post