Ramly juga menekankan pentingnya KJP bagi masyarakat, bukan hanya untuk biaya sekolah, tetapi juga untuk kebutuhan pokok, seperti sembako murah.
“KJP tidak hanya sekadar untuk biaya SPP, tetapi juga untuk membantu kehidupan warga yang membutuhkan,” tambah Ramly.
Sebagai aksi protes, Ramly menyatakan akan keluar dari rapat jika KJP tidak diikutsertakan dalam nota MoU KUA-PPAS.
“Jika memang tidak ada, saya juga akan keluar. Saya tidak ingin ikut mengambil keputusan yang tidak menyertakan KJP,” tegasnya sambil meninggalkan ruang sidang.(*)
Page 2 of 2













































Discussion about this post