“Ini bukti bahwa sungguh-sungguh TNI adalah tentara rakyat dan Polri sungguh-sungguh adalah polisi rakyat. Ini yang harus kita ingat selalu. Saudara bukan tentara biasa, saudara bukan polisi biasa. Saudara-saudara adalah tentaranya rakyat, polisinya rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberi yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya saudara juga akan kembali kepada rakyat,” ujarnya.
Prabowo menegaskan bahwa orientasi utama TNI dan Polri bukanlah kepentingan pribadi, melainkan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Menurut Presiden, semangat tersebut menjadi salah satu alasan dirinya merasa bahagia ketika menyaksikan langsung hasil kerja aparat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Hari ini saudara lihat bukti sekali lagi bahwa tentara Indonesia, TNI dan Kepolisian Indonesia tidak ada cita-cita lain, tidak ada kehendak lain, kecuali berbakti untuk rakyatnya, berbakti untuk negaranya. Saya kira ini yang membahagiakan saya,” kata Presiden.
Di sisi lain, pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan berbagai proyek besar dan strategis sebagai bagian dari agenda membawa Indonesia menuju negara modern, maju, dan makmur.
Namun, Prabowo menekankan bahwa pembangunan berskala nasional tersebut harus berjalan seimbang dengan upaya memenuhi kebutuhan paling mendasar masyarakat.
Dengan demikian, kemajuan Indonesia tidak hanya diukur dari besarnya proyek yang dibangun, tetapi juga dari seberapa jauh negara mampu meningkatkan kualitas kehidupan rakyat hingga ke pelosok.
Pada akhir sambutannya, Prabowo kembali menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel TNI dan Polri yang telah terlibat dalam pembangunan infrastruktur tersebut.















































Discussion about this post