Kerja pembangunan tersebut, kata Prabowo, menjadi semakin berarti karena dilakukan oleh personel yang bekerja tanpa mengenal waktu demi menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Presiden pun mengingatkan bahwa pembangunan nasional tidak boleh hanya berorientasi pada proyek-proyek berskala besar dan investasi bernilai tinggi.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur strategis memang diperlukan untuk mempercepat transformasi Indonesia, tetapi kebutuhan dasar masyarakat di daerah terpencil tetap harus menjadi perhatian utama pemerintah.
“Mungkin kita bisa melakukan proyek-proyek yang lebih gemilang, ya kita butuh investasi besar-besaran, tapi kita baru mengerti dan kita harus selalu mengerti bahwa negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil, rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” tegas Presiden.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan agar manfaat pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di wilayah yang sudah maju.
Bagi Prabowo, rakyat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan maupun pusat aktivitas ekonomi memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses terhadap infrastruktur dasar dan kualitas hidup yang layak.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden kembali mengingatkan mengenai akar dan jati diri TNI serta Polri sebagai institusi yang berasal dari rakyat dan bertugas memberikan pengabdian kepada rakyat.
Ia menyebut pembangunan jembatan dan sumber air bersih yang dilakukan kedua institusi tersebut sebagai salah satu contoh nyata bagaimana pengabdian itu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.















































Discussion about this post