1. Aji Bayu Ramadhan.
2. Charina Anggie Simbolon.
3. Mohamad Toriq Anwar.
Selanjutnya, Presiden memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan sebagai simbol kesiapan para lulusan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Bahwa saya akan melaksanakan tugas pemerintahan dengan sebaik-baiknya, setia dan menjadi perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Bahwa saya, siap berkorban jiwa raga untuk kepentingan negara, bangsa, dan masyarakat. Bahwa saya, akan setia melayani, mengabdi, dan menjadi tauladan kepada masyarakat,” ujar Kepala Negara memimpin pengambilan sumpah.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII yang resmi memulai pengabdian sebagai aparatur negara.
“Hari ini tentunya hari yang istimewa bagi saudara-saudara. Saya atas nama pemerintah Republik Indonesia, atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, dan atas nama pribadi, ucapkan selamat kepada seluruh Pamong Praja Muda yang hari ini resmi dilantik,” ucap Presiden Prabowo.
Presiden mengingatkan bahwa pilihan menjadi Pamong Praja merupakan jalan pengabdian yang penuh tanggung jawab dan pengorbanan, bukan sekadar profesi atau jabatan.
Menurutnya, setiap aparatur pemerintah harus selalu hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan dan menjadi motor penggerak pembangunan di seluruh pelosok tanah air.
“Anak-anakku semua, kalian telah memilih siap berkorban jiwa dan ragamu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hidupmu penuh dengan tuntutan dari bangsa dan negara. Saudara harus menjadi Pamong Praja yang hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan. Saudara harus menjadi pelita harapan, saudara harus menjadi tonggak dukungan dan kepemimpinan bagi masyarakat,” imbuh Presiden Prabowo.














































Discussion about this post