Karena itu, seluruh kebijakan yang diambil harus selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
“Rakyat yang akan merasakan apakah negara peduli dengan rakyatnya atau tidak, dan dari keputusan-keputusan saudara, rakyat akan menilai apakah negara layak dipercaya atau tidak. Itu beratnya tugas dan tanggung jawab seorang Pamong Praja. Karena itu, bekerjalah dengan sebaik-baiknya,” kata Presiden.
Menutup arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kualitas pengabdian para Pamong Praja akan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap negara.
“Kalau saudara bekerja dengan baik, rakyat akan semakin percaya dan semakin cinta kepada negaranya. Tapi, kalau saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama saudara, melainkan yang rusak adalah kepercayaan rakyat kepada negara,” pungkas Presiden.
Setelah amanat Presiden selesai disampaikan, upacara ditutup dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan penghormatan kebesaran dan salam kebangsaan sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026.(*)














































Discussion about this post