“Selamat datang kembali di Jakarta setelah kunjungan terakhir yang mulia ke Indonesia 13 tahun yang lalu. Ini sekali lagi adalah kehormatan bagi Indonesia dan kehormatan bagi saya untuk menerima kunjungan kenegaraan yang mulia untuk kedua kalinya ke Indonesia,” ucap Presiden.
Presiden Prabowo juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya ketika melakukan kunjungan ke Minsk pada Juli tahun lalu.
“Saya juga ingin ucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat hangat yang diberikan kepada saya selama saya berkunjung ke Minsk pada bulan Juli tahun yang lalu,” pungkasnya.
Salah satu hasil terpenting dari pertemuan bilateral tersebut adalah peluncuran Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 yang akan menjadi kerangka utama hubungan kedua negara selama lima tahun mendatang.
Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peluncuran peta jalan tersebut mencerminkan komitmen kedua negara untuk membangun kerja sama yang lebih konkret dan memberikan manfaat nyata.
“Kunjungan ini menandakan semakin erat hubungan persahabatan Indonesia dan Belarus di tengah dinamika situasi global yang terus berkembang dengan penuh ketidakpastian. Belarus adalah mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia dan kami menghargai hubungan yang selama ini terus berkembang atas dasar saling menghormati dan saling menguntungkan,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden menambahkan bahwa dokumen tersebut akan menjadi pedoman dalam memperluas kolaborasi di berbagai bidang strategis.


















































Discussion about this post