ISTANAGARUDA.COM – Di tengah ledakan penggunaan kecerdasan buatan dan membanjirnya klaim pemasaran dari vendor teknologi, perusahaan riset Verdantix meluncurkan platform baru bernama Atlas yang dirancang untuk membantu perusahaan mengambil keputusan pengadaan teknologi secara lebih akurat, aman, dan berbasis data yang telah diverifikasi.
Perubahan besar dalam praktik bisnis berkelanjutan membuat metode evaluasi tradisional semakin kurang relevan.
Laporan tahunan yang bersifat statis dinilai tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan organisasi yang harus bergerak cepat dalam memilih solusi teknologi yang tepat.
Melihat tantangan tersebut, Verdantix memperkenalkan Atlas sebagai platform yang membantu pembeli menavigasi pasar perangkat lunak dan layanan yang semakin padat dan kompleks.
Tim pengadaan saat ini menghadapi lonjakan klaim dari vendor teknologi sekaligus meningkatnya risiko informasi yang tidak akurat dari sistem AI generatif.
Atlas dikembangkan untuk mengatasi persoalan tersebut dengan mengintegrasikan proses validasi langsung dari para analis Verdantix ke dalam proses pencarian dan evaluasi vendor.
Melalui platform ini, perusahaan dapat memetakan pasar, menyaring penyedia layanan berdasarkan kemampuan maupun sektor industri tertentu, serta menyusun daftar kandidat terbaik berdasarkan data yang telah diaudit.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu memangkas risiko sekaligus mempercepat proses uji kelayakan sebelum keputusan pembelian dibuat.
CEO Verdantix, David Metcalfe, menjelaskan pentingnya pendekatan baru dalam pengadaan teknologi saat ini.

















































Discussion about this post