Namun, stok tersebut diperkirakan merupakan sisa persediaan terakhir yang masih beredar di pasaran.
Calon pembeli yang berencana mengimpor model OnePlus generasi berikutnya juga perlu mempertimbangkan faktor kompatibilitas.
Pasalnya, penggunaan perangkat impor sangat bergantung pada kebijakan operator seluler di masing-masing negara, termasuk daftar perangkat yang diizinkan atau whitelist mereka.
Meski OnePlus diperkirakan akan memperkenalkan OnePlus 16 pada Oktober mendatang, peluncurannya diperkirakan hanya dilakukan di China dan kemungkinan India.
Dengan demikian, perangkat tersebut tidak akan dipasarkan secara resmi di Amerika Utara maupun Eropa.
Di sisi lain, Realme dipastikan tetap melanjutkan operasinya di luar China.
Namun, merek tersebut memang belum pernah hadir secara resmi di pasar Amerika Utara.
Sementara itu, Oppo juga tidak memiliki kehadiran resmi di Amerika Serikat maupun Kanada.
Meski demikian, Oppo masih memasarkan sejumlah perangkat unggulannya di Meksiko, termasuk ponsel lipat Find N6.
Realme juga tetap memiliki aktivitas penjualan di pasar Meksiko, sehingga kawasan tersebut masih menjadi salah satu pintu masuk bagi produk-produk dari grup yang sama dengan OnePlus.(*)













































Discussion about this post