ISTANAGARUDA.COM – Qualcomm akhirnya membuka arah strateginya terhadap teknologi fabrikasi 2nm Samsung, sebuah langkah yang dapat memperluas pilihan manufaktur chipset Snapdragon di generasi mendatang.
Beberapa waktu lalu, muncul kabar bahwa Qualcomm masih melakukan pembicaraan dengan Samsung terkait teknologi fabrikasi 2nm milik perusahaan asal Korea Selatan tersebut.
Rumor itu bahkan menyebut Qualcomm berpotensi menggunakan Samsung Foundry untuk memproduksi sebagian chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 yang baru diperkenalkan.
Namun, skenario tersebut belum terjadi pada Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Chipset flagship tersebut tetap diproduksi oleh TSMC, sebagaimana yang selama ini dilakukan Qualcomm untuk sebagian besar chipset Snapdragon kelas atas terbarunya.
Meski demikian, hubungan Qualcomm dan Samsung terkait teknologi 2nm ternyata masih terus berjalan.
Senior Vice President sekaligus Head of Mobile Handsets Qualcomm, Chris Patrick, mengonfirmasi bahwa perusahaan saat ini sedang melakukan pembahasan dan evaluasi serius terhadap teknologi tersebut.
“Kami sedang melakukan pekerjaan mendalam terkait teknologi proses 2nm Samsung,” kata Patrick, sekaligus menggambarkan hubungan Qualcomm dan Samsung sebagai “kemitraan yang erat”.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Samsung Foundry masih memiliki peluang untuk menjadi bagian dari rantai produksi chipset Qualcomm pada masa mendatang.
Patrick juga menegaskan posisi Samsung Foundry sebagai mitra yang telah lama bekerja sama dengan Qualcomm.
“Samsung Foundry adalah mitra inti Qualcomm yang telah lama berdiri dan akan tetap menjadi mitra penting di masa depan,” ujarnya.















































Discussion about this post