ISTANAGARUDA.COM – SpaceX semakin mempertegas ambisinya menjadi pemain utama di industri kecerdasan buatan (AI) dengan mengakuisisi Anysphere, pengembang asisten pemrograman berbasis AI Cursor, dalam transaksi senilai 60 miliar dolar Amerika Serikat yang diperkirakan akan memperkuat dominasi perusahaan di pasar AI untuk kalangan bisnis.
Akuisisi tersebut dilakukan tidak lama setelah SpaceX mencatatkan debut spektakuler di bursa Nasdaq.
Pencatatan saham perdana (IPO) yang sukses besar membuat valuasi perusahaan milik Elon Musk itu melampaui 2 triliun dolar AS.
Capaian tersebut sekaligus mengangkat SpaceX menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar kelima di dunia, melampaui Amazon.
Melalui kesepakatan ini, SpaceX akan mengambil alih Anysphere, perusahaan perangkat lunak asal San Francisco yang dikenal sebagai pengembang Cursor, salah satu platform AI untuk membantu proses penulisan kode program yang paling populer saat ini.
Transaksi tersebut dijadwalkan rampung pada musim gugur 2026, dengan target penyelesaian paling lambat akhir September 2026.
Seluruh pemegang saham Cursor akan menerima pembayaran menggunakan saham SpaceX senilai total 60 miliar dolar AS.
Ketertarikan SpaceX terhadap Cursor sebenarnya sudah berlangsung selama beberapa bulan.
Pada April lalu, perusahaan mengumumkan telah memperoleh opsi untuk mengakuisisi Anysphere senilai 60 miliar dolar AS pada tahun ini atau melanjutkan kerja sama strategis dengan nilai sekitar 10 miliar dolar AS.
Cursor sendiri berkembang sangat pesat sejak didirikan pada 2022.


















































Discussion about this post