ISTANAGARUDA.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masa depan kesejahteraan rakyat Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian negara dalam menegakkan hukum, memperkuat lembaga peradilan, dan menyelamatkan kekayaan nasional dari berbagai praktik penyalahgunaan.
Presiden Prabowo menyampaikan komitmen tersebut saat menghadiri acara Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Dalam pidatonya, Kepala Negara menekankan bahwa pengelolaan kekayaan negara secara benar akan memberikan dampak besar terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau kekayaan negara bisa kita kendalikan, akan cukup banyak uang untuk kita perbaiki semua sendi-sendi NKRI,” tegas Presiden.
Menurut Presiden, langkah penyelamatan aset negara bukan sekadar agenda hukum semata, melainkan bagian penting dari perjuangan menjaga keberlangsungan hidup bangsa Indonesia di masa depan.
“Ini adalah masalah survival. 287 juta rakyat Indonesia tidak mungkin hidup baik, hidup sejahtera kalau kekayaannya diambil tiap hari, tiap minggu, tiap bulan,” ujarnya.
Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dinilai berhasil menyelamatkan sebagian aset negara dari penguasaan yang tidak semestinya.
Meski demikian, Presiden mengingatkan bahwa pekerjaan besar masih menanti karena nilai kekayaan negara yang harus diamankan masih sangat besar.
“Perjuangan masih susah, masih ratusan triliun, masih ribuan triliun yang harus kita selamatkan. Pertanyaan nanti banyak pihak. Apakah bisa? Jawabannya adalah bukan apakah bisa. Jawabannya adalah harus bisa,” tegasnya.
















































Discussion about this post