Pada unit baru bernama Applied AI Engineering, perusahaan menerapkan struktur organisasi yang jauh lebih datar.
Rasio antara manajer dan kontributor individu bahkan mencapai sekitar 1 banding 50.
Artinya, satu manajer membawahi sekitar 50 karyawan.
Zuckerberg mengatakan pihaknya telah mendengar berbagai masukan mengenai besarnya beban pengawasan yang kini ditanggung para manajer.
Karena itu, Meta berencana mengurangi penerapan model tersebut secara bertahap.
Sebelumnya, dalam paparan kinerja perusahaan pada Januari, Zuckerberg menjelaskan bahwa penyederhanaan struktur organisasi merupakan bagian dari strategi untuk memberikan peran yang lebih besar kepada kontributor individu sekaligus memangkas lapisan birokrasi.
Namun, sejumlah pakar industri menilai pendekatan tersebut memiliki risiko besar.
Chief Technology Officer (CTO) Veterinary di Nordhealth, James Stanier, pernah mengingatkan bahwa struktur organisasi yang terlalu datar dapat menghambat komunikasi.
Menurutnya, “Tantangan terbesar pada rasio seperti 50:1 adalah manajer tidak lagi dapat menjadi pusat komunikasi. Jika setiap pertanyaan atau keputusan harus melewati satu orang, Anda justru menciptakan hambatan terbesar dalam organisasi.”
Walaupun Zuckerberg memastikan tidak ada rencana PHK massal tambahan tahun ini, kekhawatiran di kalangan karyawan masih belum sepenuhnya hilang.
Sebelumnya, setelah gelombang PHK pada Mei, Meta sempat tidak menutup kemungkinan akan melakukan pengurangan tenaga kerja kembali.
Laporan Reuters bahkan memperkirakan bahwa restrukturisasi, perpindahan posisi, dan penghapusan sejumlah jabatan dapat memengaruhi sekitar 20 persen dari total sekitar 78.000 karyawan Meta.


















































Discussion about this post