Presiden secara langsung bertanya kepada Ny. Irma Dewi, istri dari Kapten Laut Pelaut Anumerta Adi Sonata, terkait kondisi perumahan yang telah disediakan.
“Bu Irma, bagaimana kondisi perumahan yang telah ditempati saat ini?” tanya Presiden.
Ibu Irma menjawab dengan penuh syukur bahwa perumahan dalam kondisi baik, fasilitasnya memadai, serta dekat dengan berbagai layanan kesehatan dan pendidikan.
“Alhamdulillah, rumah terawat dengan baik, fasilitas air terpenuhi, dan dekat dengan Balai Kesehatan serta sekolah,” jelas Ny. Irma.
Presiden Jokowi melanjutkan dengan menanyakan jarak fasilitas kesehatan dari perumahan tersebut. Ny. Irma dengan jelas menjawab bahwa Balai Pengobatan hanya berjarak sekitar 1,5 hingga 2 kilometer dari tempat tinggal mereka, sehingga akses layanan kesehatan sangat mudah dijangkau.
Melalui momen silaturahmi ini, Presiden memastikan bahwa keluarga para pahlawan KRI Nanggala-402 mendapat perhatian khusus dari pemerintah, baik dalam aspek perumahan, pendidikan, maupun kesehatan.
Dukungan penuh ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi penghormatan atas pengorbanan mereka dalam menjaga kedaulatan negara.
Dengan dukungan penuh dari Menhan Prabowo dan pemerintah, peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa pengorbanan KRI Nanggala-402 tidak akan pernah dilupakan oleh bangsa Indonesia.(*)













































Discussion about this post