ISTANAGARUDA.COM – Presiden Prabowo Subianto melantik tujuh pejabat baru yang terdiri atas empat wakil menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.
Pelantikan tersebut mencakup sejumlah posisi strategis di bidang pertahanan, pertanian, imigrasi dan pemasyarakatan, penanggulangan bencana, serta pengelolaan gambut dan mangrove nasional.
Pengangkatan empat wakil menteri ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 42/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024–2029.
Sementara itu, pengangkatan Kepala BNPB didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 113/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Adapun pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BPGMN mengacu pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 43/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional.
Ketiga keputusan tersebut menjadi dasar pengisian jabatan yang diumumkan dalam rangkaian pelantikan di Istana Negara.
Empat Wakil Menteri Berdasarkan Keppres Nomor 42/M Tahun 2026
Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 42/M Tahun 2026, berikut empat pejabat yang dilantik sebagai wakil menteri Kabinet Merah Putih.
- Marsekal TNI Yusuf Jauhari, sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.
- Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.
- Alim Setiawan Slamet, sebagai Wakil Menteri Pertanian.
- M. Maulana Bungaran, sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dari empat posisi tersebut, dua ditempatkan di Kementerian Pertahanan dengan bidang tugas berbeda, sedangkan dua lainnya masing-masing mengisi jabatan di Kementerian Pertanian serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.



















































Discussion about this post