Kerja sama tersebut juga berkembang melalui pengajaran bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar. Menurut Prabowo, perkembangan ini menunjukkan semakin terbukanya ruang pertukaran pengetahuan dan budaya di antara kedua negara.
“Sekarang di Universitas Al-Azhar sedang diberi pengajaran bahasa Indonesia dan sastra Indonesia. Ini merupakan bukti bahwa kerja sama kita semakin meningkat,” kata Presiden.
Ke depan, pemerintah Indonesia ingin meningkatkan kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di Mesir. Pada saat yang sama, lembaga pendidikan Mesir diharapkan memperluas keterlibatannya di Indonesia melalui kehadiran tenaga pengajar dan dosen.
“Kita juga ingin bahwa pendidikan pelajar Indonesia, mahasiswa Indonesia ke Mesir ditingkatkan. Tapi juga kita mengundang lembaga-lembaga pendidikan dari Mesir untuk hadir di Indonesia dengan juga mengirim dosen-dosen dan tenaga-tenaga pendidik ke Indonesia,” ungkap Presiden.
Penguatan hubungan pendidikan itu tidak hanya mencakup mobilitas mahasiswa, tetapi juga membuka peluang kerja sama antarkampus dan penelitian bersama. Indonesia turut menyambut tawaran Mesir untuk menambah beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, terutama pada bidang kedokteran, teknik, dan sains.
“Kami terima kasih, apresiasi tawaran Mesir untuk memberi tambahan beasiswa, khususnya di bidang kedokteran, teknik, dan sains,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden El-Sisi menyambut baik rencana peningkatan kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan Mesir untuk terus menerima mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar maupun perguruan tinggi lainnya.

















































Discussion about this post