“Mengenai Palestina, kami berdua sangat prihatin atas kekerasan, pelanggaran hukum internasional, operasi-operasi militer Israel, tindakan-tindakan provokatif dan tindakan-tindakan yang melanggar hak-hak asasi manusia, penggunaan kekerasan yang di luar kepatutan, yang mengakibatkan korban manusia-manusia yang tidak bersalah,” kata Presiden Prabowo.
Indonesia juga mengecam pembangunan permukiman ilegal Israel yang dinilai semakin memperburuk situasi dan menghambat upaya mewujudkan perdamaian.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap mendukung solusi dua negara sebagai jalan untuk mengakhiri konflik dan mewujudkan kehidupan damai bagi rakyat Palestina.
“Menurut pandangan kami, Indonesia apalagi, tetap berpandangan bahwa terwujudnya negara Palestina berdasarkan solusi dua negara adalah satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut. Kami berkomitmen penuh mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri dan hidup dalam perdamaian,” tegas Presiden Prabowo.
El-Sisi turut menekankan bahwa perkembangan situasi di Palestina memiliki dampak langsung terhadap stabilitas Timur Tengah. Karena itu, perjuangan mewujudkan negara Palestina yang merdeka dinilai menjadi bagian penting dari upaya mencapai perdamaian yang lebih luas.
“Itulah jalan satu-satunya untuk mewujudkan perdamaian yang komprehensif,” tegas Presiden El-Sisi.
Selain mendukung penyelesaian politik, Indonesia dan Mesir berkomitmen melanjutkan kontribusi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina, termasuk mendukung pemulihan dan pembangunan kembali Gaza.

















































Discussion about this post