Salah satunya adalah praktik penyuapan terhadap pejabat negara yang menurut Presiden masih menjadi persoalan yang harus terus ditangani.
Prabowo mengatakan pemerintah akan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dalam mendorong perbaikan, sembari menyampaikan pesan mengenai pentingnya kebenaran dan kepentingan bangsa.
“Kita berusaha memperbaiki dengan persuasif, dengan dakwah, dakwah kebenaran, dakwah kebangsaan, dengan bicara, dengan meyakinkan, di mana-mana saya diundang pasti saudara tahu apa pesan saya. Menteri-menteri yang ikut rapat dengan saya tahu sikap saya, tekad saya, kehendak saya,” tandasnya.
Rangkaian penyerahan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa agenda penertiban kawasan hutan dan penyelamatan keuangan negara terus berlanjut.
Pemerintah menegaskan pemulihan kekayaan negara tidak berhenti pada penindakan, tetapi diarahkan agar sumber daya alam yang berhasil dikuasai kembali dapat dikelola untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)



















































Discussion about this post