Bagi Presiden, nilai kesetiaan memiliki tujuan utama yang lebih besar, yakni kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa kesetiaan tidak berhenti pada ucapan, melainkan harus dibuktikan melalui keteguhan dalam menjalankan tanggung jawab.
“Kesetiaan yang pertama adalah kesetiaan kepada bangsa, negara, dan rakyat kita. Kesetiaan itu mudah diucapkan, sulit dijalankan. Jadi, nilai perjuangan pun sulit untuk kita jaga,” pungkas Kepala Negara.
Selain berbicara mengenai nilai perjuangan, Prabowo juga menyampaikan komitmennya terhadap perluasan akses pendidikan bagi masyarakat Indonesia.
Presiden menyatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas kebijakan biaya pendidikan pada satuan pendidikan negeri.
Prabowo menegaskan bahwa pendidikan negeri mulai jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri harus dapat diakses tanpa biaya pendidikan.
“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ucap Presiden.
Pernyataan tersebut menempatkan pendidikan sebagai salah satu perhatian penting dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia menghadapi masa depan.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan juga menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk generasi muda yang nantinya menjadi penggerak bangsa.
Menurut Zulhas, pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, integritas, kreativitas, inovasi, dan kemandirian generasi penerus.


















































Discussion about this post