“Percaya, masa depan Indonesia baik, masa depan Indonesia cerah. Dan kalian santri, santriwati, anak-anakku sekalian, kalianlah yang akan ambil alih. Kalian yang akan meneruskan perjuangan kita,” tegas Presiden.
Prabowo juga mengingatkan generasi muda agar tidak menerima begitu saja seluruh informasi yang beredar di media sosial.
“Hati-hati. Jangan percaya semua yang ada di sosmed itu. Mereka ingin menurunkan semangat kita. Mereka ingin menurunkan keberanian kita. Mereka ingin menurunkan kepercayaan diri kita,” tutur Presiden.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo bersamaan dengan ajakannya agar generasi muda tetap memiliki keberanian dan kepercayaan diri dalam melihat kemampuan bangsa sendiri.
Di penghujung sambutannya, Presiden kembali menekankan pentingnya Indonesia membangun kekuatan nasional tanpa ketergantungan berlebihan kepada negara lain.
“Kita tidak mau jadi budaknya bangsa lain. Kita akan menjadi bangsa yang hebat. Kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” pungkas Presiden.
Sementara itu, momentum satu abad Gontor juga ditandai dengan sejumlah legasi baru di bidang pendidikan dan pengembangan fasilitas pesantren.
Usai acara utama, Presiden Prabowo menandatangani dua prasasti, yakni Prasasti Peresmian Renovasi Aula BPPM dan Prasasti Peresmian Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.
BPPM sendiri merupakan salah satu bangunan bersejarah di lingkungan Gontor.
Gedung yang sebelumnya bernama Balai Pertemuan Kaum Muslimin (BPKM) tersebut pertama kali dibangun sekitar 1933-1934 dan telah mengalami sejumlah tahap renovasi.


















































Discussion about this post