“Yang kedua gateway system-nya jadi menggunakan QRIS. Ini yang disiapkan agar literasi dan juga inklusif keuangan kita bisa mencapai seoptimal mungkin lebih tinggi dari yang sudah kita capai. Tentu ke depannya berbagai program, nanti akan dikirimkan kepada rekening-rekening yang disiapkan untuk warga negara tersebut,” tutur Airlangga.
Dengan skema tersebut, pemerintah tidak hanya menargetkan peningkatan jumlah masyarakat yang memiliki rekening, tetapi juga membangun ekosistem keuangan yang memungkinkan berbagai program pemerintah disalurkan secara lebih terarah melalui rekening warga.
Integrasi rekening, data kependudukan, sistem pembayaran Bank Indonesia, dan QRIS diharapkan dapat menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.(*)

















































Discussion about this post