Keseluruhan langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah menerapkan penanganan lintas sektor dengan menggabungkan pemantauan aktivitas gunung, pengendalian abu vulkanik, rekayasa cuaca, mitigasi penerbangan, perlindungan penumpang, serta pengawasan potensi tsunami dan keselamatan pelayaran.
Pemerintah memastikan perkembangan Anak Krakatau akan terus dipantau secara intensif selama kondisi masih berpotensi memengaruhi keselamatan masyarakat dan transportasi.
Melalui pemantauan selama 24 jam, operasi modifikasi cuaca, koordinasi antarlembaga, serta kesiapan sistem peringatan dini, pemerintah berupaya menekan dampak erupsi sekaligus mempercepat normalisasi aktivitas masyarakat dan transportasi di wilayah terdampak.(*)

















































Discussion about this post