Presiden juga menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan bagian dari perjalanan hidup dan perjuangannya membangun kesejahteraan rakyat.
“Saudara-Saudara karena saya ini merasa di kalangan keluarga sendiri, koperasi itu memang saya merasa adalah keluarga saya,” ucap Presiden.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara menjelaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nantinya akan berkembang menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi.
Di dalamnya akan tersedia kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, pusat logistik, gudang, hingga fasilitas cold storage untuk menjaga kualitas hasil panen petani agar tidak cepat rusak.
“KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalam ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa. Obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota. Akan ada logistik desa. Akan ada gudang. Akan ada cold storage ruang pendingin, supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya,” ujar Presiden.
Prabowo mengungkapkan bahwa gagasan membangun koperasi desa sebenarnya telah muncul sejak dirinya masih bertugas sebagai prajurit dan sering menyaksikan langsung berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat pedesaan.
Pengalaman tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa koperasi merupakan jalan terbaik untuk melindungi masyarakat kecil sekaligus memperkuat ekonomi rakyat.
“Saya semakin yakin, satu-satunya jalan untuk menjaga rakyat yang paling bawah adalah kekuatan koperasi,” ujar Presiden.

















































Discussion about this post